Setiap pagi selalu ku cium tanganmu serta meminta doamu dan itulah yang kini ku rindukan #Ibu
Saat petang hendak kau mengaji, kesibukanmu di depan kaca selagi menata jilbab dan juga itulah yang kurindukan #Ibu
Duduk santai bersama sejawatmu menanti senja di depan beranda juga itulah yang kurindukan #Ibu
Dan dengan sabar menunggu dan keikhlasannya membukakan pintu ketika buah hatinya pulang, senyumannya lah yang juga kurindukan #Ibu
Selalu antusias mendengar cerita dari buah hatinya, raut wajahnya lah yang juga ku rindukan #Ibu
Serta kesederhanaan dan kesabaranmu lah yang juga kurindukan #Ibu
Nurhasanah
Born in Serpong, 9 October 1955
Died in Jakarta, 7 May 2010
We know you’re still around us
Advertisement
Tags: Ibu

















*puk-puk Harri*
ibu sudah tenang di sana Har…