Bius dan Bajaj

12 Nov

Ceritanya dalam perjalanan pulang waktu malam minggu kemarin, pas hampir didaerah rumah saya melihat ada sekurumunan orang yang menghampiri orang yang sedang tergeletak didepan sebuah warung yang sudah tutup. Karna penasaran kemudian saya mencoba mengentikan motor dan berhenti di samping Bajaj yang tidak ada siapa2. Karna terhalang Bajaj saya coba mundurkan motor saya, dan seketika itu ada dua orang perempuan paruh baya yang juga menghampiri orang yang tengah tergeletak tadi.

Disebelah saya ada ada pria paruh baya yang berdiri disamping motornya dengan satu kaki diangkat ke foot step, lantas saya coba bertanya “Kenapa dia Pak ?” sambil mengarahkan pandangan saya ke orang yang tengah tergeletak tadi. Lantas pria tadi menjawab, “Kena bius dia, itu ada bekas minuman disampingnya, dompetnya juga udah ga ada, tinggal KTP doang”. “Oooh kena bius… Dibius dimana Pak ?”, jawab saya. Awalnya saya tidak menduga itu korban pembiusan. “Itu di dalam Bajaj.. Katanya tadi dia naik berdua, tapi satu orang lagi turun disini kata si tukang bajaj mau ngambil gitar. Ditungguin ma dia ga balik-balik. Kasian dia jadi ketempuan”, sahut si Bapak. Didalam bajaj dibius ?, saya coba tanya lagi. “Dibius sama temannya yang tadi ?”, tanya balik saya. Lantas si Bapak menjawab, “Nah itu dia, itu temannya kita jg belum tahu, tapi kt si tukang bajaj sih dia naiknya bareng2. Mungkin aje yang satu lagi itu baru kenal juga”. “Oohh, kasian juga ya”, jawab saya. Kemudian saya pamit ke Bapak tadi.

Pembiusan bukan merupakan motif baru, tapi umumnya pembiusan terjadi di bus-bus jarak jauh dengan modus memberikan minuman atau buah2an seperti jeruk yang sudah diberikan cairan ke calon korbannya. Ketika korban tidak sadarkan diri barulah mereka beraksi. Tapi apa yang terjadi waktu malam minggu kemarin modusnya berbeda. Sepertinya kewaspadaan harus ditingkatkan lagi karna perkembangan kejahatan sama seperti perkembangan teknologi. Sangat dinamis.

25 Responses to “Bius dan Bajaj”

  1. caplang™ November 12, 2007 at 7:46 am #

    ada-ada aja yak
    penumpang bajaj pun jadi sasaran

  2. itikkecil November 12, 2007 at 8:05 am #

    ya ampun….. berarti harus hati-hati kalo naek bajaj

  3. harriansyah November 12, 2007 at 10:09 am #

    @caplang & itik
    iyah ed n ra, pemgembangan dari modus yg udah ada..

    beware yah

  4. tovic_1005 November 12, 2007 at 11:49 am #

    Kirain Bajaj yang itu…😛
    Untung kita pake Thunder yak!!!😀

  5. durenbangkok November 12, 2007 at 12:07 pm #

    Masih ada aja ya yg kayak gini

    *sambil geleng2 kepala*

  6. harriansyah November 12, 2007 at 12:31 pm #

    @tovic_1005
    hehehe, bs aje ente bro

    @durenbangkok
    awas puyeng

  7. Hanna November 12, 2007 at 1:23 pm #

    Perlu waspada nih…
    Apalagi naik bajaj.

  8. mochkurniawan November 12, 2007 at 7:42 pm #

    oops, memang sial bisa dimana aja.

  9. mochkurniawan November 12, 2007 at 7:52 pm #

    salam kenal..

  10. lei November 13, 2007 at 1:30 am #

    aih..serem amat! modus kasi minuman atau jeruk yah? duh..mana gw suka lupa diri kl ditawarin makanan..huaaa

  11. harriansyah November 13, 2007 at 6:32 am #

    @Hanna
    waspadalah, waspadalah

    @mochkurniawan
    betulll, anda dapet seratus :))
    salam kenal jg bro

    @lei
    samaa lei, hehehe

  12. alex November 13, 2007 at 7:27 am #

    Kalau metode pembiusan dalam perampokan demikian, agaknya malah lebih susah daripada hipnotis lho, Har.

    Aku sampai hari ini lebih khawatir sama metode yang satu itu. Kalo makanan atau minuman bisa ditolak, lha ini hipnotis lho. Apalagi kalo yang hipnotis secakep Mandy Moore😛

  13. harriansyah November 13, 2007 at 8:45 am #

    @alex
    yoi bener lex, hipnotis yg paling susah kedetect.
    tp kl ama mandy moore beneran mau ?:mrgreen:

  14. Toga November 13, 2007 at 11:20 am #

    Kabar buruknya, kejahatan ini bisa menimpa siapa saja.
    Kabar “baiknya” paling tidak, korban ngga dilukai.

  15. Harriansyah November 13, 2007 at 12:10 pm #

    bener bang toga.
    semoga kt bs semakin waspada aja

  16. takochan November 13, 2007 at 12:26 pm #

    Waspadalah! Waspadalah! *halah
    Tapi..emang sih orang makin banyak akalnya. Kenapa gak digunakan ke hal baik ya?😕

  17. extremusmilitis November 13, 2007 at 5:54 pm #

    untung di-tempat-ku ndak ada bajaj:mrgreen:
    thx buat ngingetin bro…

  18. icha November 13, 2007 at 7:55 pm #

    ya ampuunnn serem banget..baru denger modus2 yg kyk gini… wah jadi tatuuuttt

  19. harriansyah November 15, 2007 at 1:42 am #

    @talochan
    eh ada bang bang napi :))

    @extremusmilitis
    sama2 mas bro

    @icha
    kl serem tutup mata mba icha :))

  20. vino November 15, 2007 at 8:08 am #

    wah… hati2 tuh tukang bius,
    orang2 pada tawu aksi loe2

  21. harriansyah November 15, 2007 at 11:09 am #

    @vino
    kamu ketahuan..:mrgreen:

  22. cK November 27, 2007 at 9:42 am #

    waduh…saya sering naek bajaj…😯

    *nabung beli mobil*

  23. harriansyah November 29, 2007 at 12:00 pm #

    @cK
    wah bakaln tambah macet deh :)) hehehe

  24. budiyanto December 12, 2007 at 2:18 am #

    sebenernya itu tak jauh dari kegemaran kita juga, yaitu makan minum tidak pada tempatnya, coba kalo kita konsisten dengan etika yang makan minum selalu pada tempatnya, pasti dijamin lebih aman, hindari makan minum atau membeli makanan dan minuman di saat dalam perjalanan, ucapkan terimakasih dengan sopan untuk menolak makanan atau minuman saat di kendaraan…
    waspadaaaaaa! bisa saja naik motor ditawarin minum seger tak tahunya bius….!!!

  25. harriansyah December 19, 2007 at 9:31 am #

    @budiyanto
    bener bgt mas budi, saya setuju

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: